Popular Post

Minggu, 22 April 2012


Adab & Permasalahan Seputar  Doa
oleh
Dr. Engkos Kosasih, Lc.M.Ag 



A.  Keutamaan & Hikmah Berdoa







1. Berdoa adalah ibadah,  mentaati perintah Allah 

عن النعمان بن بشير أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: " إن الدعاء هو العبادة، ثم قرأ: (ادعوني أستجب لكم، إن الذي يستكبرون عن عبادتي سيدخلون جهنم داخرين). رواه أحمد وأصحاب السنن

Dari Nu’man bin Basyir : Rasulullah SAW bersabda : Sesungguhnya doa adalah ibadah, lalu beliau membaca ayat : “ berdoalah kepadaku niscaya aku akan mengabulkannya … “ (HR Ahmad)
 
2. Berdoa Memurnikan Tauhid

  إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (الفاتحة : 4)       
 فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ (غافر 14) 

 “Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya” (QS Ghofir 14)

3. Berdoa menjauhkan dari kesombongan dan murka Allah
  
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَا يَسْأَلْهُ يَغْضَبْ عَلَيْه

Dari Abu Hurairah ra , Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa yang tidak meminta kepada-Nya , maka (Allah) akan murka kepadanya “ (HR Ahmad & Thobroni) 




4. Berdoa membuahkan pengharapan & optimisme

  : قال رسول الله صلى الله عليه و سلم : الدعاء سلاح المؤمن
  “Doa adalah senjata orang beriman” (HR Al-Hakim)

  قال عمر : أنا لا أحمل همَّ الإجابة، وإنما أحمل همَّّ الدعاء، فإذا أُلهمت الدعاء كانت الإجابة معه.
 Umar ra berkata : “Aku tidak terobsesi dengan terkabulnya doaku, tapi aku terobsesi untuk bisa selalu berdoa, karena ketika aku berdoa aku langsung merasakan terkabulnya doa  itu.”



B.      Doa Mustajab ( Hakikat & Syarat)

Janji Allah untuk mengabulkan Doa hamba-Nya

 ( وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ ( البقرة:186
  Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran (QS Al-Baqoroh: 186)

Hakikat doa Mustajab

  "ما من مسلم يدعو الله عز وجل بدعوة ليس فيها إثم ولا قطيعة رحم، إلا أعطاه الله بها إحدى ثلاث خصال: إما أن يعجِّل له دعوته، وإما أن يَدّخرها له في الآخرة، وإما أن يصرف عنه من السوء مثلها“  
( أحمد)
    1. Disegerakan terkabulnya doa tersebut
    2. Disimpan menjadi tabungannya di akhirat
    3. Dialihkan dengan yang lebih baik dari yang diminta
Syarat & Kiat Mustajab
1.          Mustajab karena waktu
2.          Mustajab karena keadaan seseorang
3.          Mustajab karena tempat 

 Mustajab karena Waktu
    Setiap selesai sholat wajib
    Ketika sedang sujud
    Antara adzan dan iqomah
    Sepertiga malam yang terakhir
    Setiap hari Jumat
    Ketika Hujan turun dengan lebat
    Setiap Romadhon 

Contoh riwayat mustajab waktu :

  فعن أبي أمامة قال: قيل: يارسول، أي الدعاء أسمع؟ قال " جوف الليل الآخر، ودبر الصلوات المكتوبات ”.رواه الترمذي بسند صحيح.
  Rasulullah SAW ditanya : “ Doa apa yang paling didengar? beliau bersabda : “Di akhir malam dan setelah sholat wajib” (HR Tirmidzi)
 
  وعن أبي هريرة أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: " أقرب ما يكون العبد من ربه وهو ساجد، فأكثروا الدعاء فقمن أن يستجاب لكم ”.رواه مسلم.
Mustajab karena Kondisi
}  Musafir sedang dalam perjalanan
}  Kondisi berpuasa
}  Terzhalimi
}  Saat Sakit
}  Kondisi berkecamuknya perang
}  Pemimpin yang Adil
}  Doa Orang tua kepada anaknya
}  Doa kepada saudaranya bi dhohril ghoib
Tempat mustajab
}  Di Multazam.
}  Di Raudah
}  Di Padang Arafah
}  Di Hijjir Ismail
}  Di belakang makam Nabi Ibrahim
}  Diwaktu Tawaf
}  Di bukit Safa & Marwah
}  Diwaktu Sa’I
}  Di Muzdalifah
}  Di Mina
}  Di Jumratul Aqabah, Jumratul Wusta dan Jumratul Ula

C.   Adab dalam Berdoa

1.Menghadap Kiblat jika memungkinkan
2. Memulai dengan Hamdalah dan Sholawat atas Nabi
3. Diiringi rasa takut dan khusyuk
  ادْعُوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَخُفْيَةً إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ  (55الأعراف)
Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas
  " أيها الناس اربعوا على أنفسكم فإنكم لا تدعون أصم ولا غائبا، إنما تدعون سميعا بصيرا، إن الذي تدعون أقرب إلى أحدكم من عنق راحلته (البخاري و مسلم)
4. Keyakinan hati akan terkabulnya doa kita
5. Memilih doa yang umum dan tidak berlebihan
6. Mengagungkan Allah SWT dan merendahkan diri
7. Mengangkat kedua tangan
8. Mengulang lafadz doa tiga kali

D. Sebab – sebab tertolaknya Doa
1. Makan & Memakai yg Haram
2.Terburu-buru dan putus asa dalam berdoa
3. Bermaksiat/Meninggalkan kewajiban
4. Berdoa untuk kemaksiatan dan memutus silaturahim

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © 2016 KAMI ASY-SYIFAA' FK UNPAD - Powered by Blogger